Interfce SolidWorks
Table of Contents
SolidWorks merupakan perangkat lunak engineering dengan fungsi mengorganisir
pembuatan metode CAD (Computer Aided
Design), CAE (Computer Aided
Engineering), CAM (Computer Aided
Manufacturing) yang dapat dikatakan sebagai software memiliki fitur lengkap
sehingga sangat powerfull. Mendesain
gambar di SolidWorks dapat memberikan tingkat presisi yang presisi dan mudah
diedit dengan tanpa mengurangi kualitas desain yang dikerjakan. Pada modul
singkat ini akan dipelajari pembuatan 3D Model dalam bentuk Part, proses
Assembly (rakitan) dan membuat gambar kerja (Drawing). Selain dari 3 proses CAD yang akan dibahas pada modul
ini, akan dibahas secara singkat pada modul ini yaitu terkait dengan CAE.
1.1.
Pembuatan dokumen
Sebelum
membahas terkait dengan pembuatan dan penyimpanan dokumen pada
penggunaan part, maka terlebih dahulu akan dibahas cara membuka aplikasi SolidWorks pada device yang digunakan.
Membuka aplikasi SolidWorks memiliki berbagai cara pada device yang digunakan
yaitu:
1. Membuka dari tampilan display device
2. Membuka aplikasi dengan cara mensearch pada
bagian Windows
3. Membuka tampilan menu device dengan mencari
aplikasi SolidWorksnya seperti pada Gambar 1.1.
Gambar
1.1 Tampilan aplikasi
di menu Device
Setelah kita mencari aplikasi
SolidWorks dan setelah ketemu maka dapat di klik Icon SolidWorks pada menu
device dan akan muncul seperti pada gambar berikut ini.
Gambar 1.2 Tampilan awal SolidWorks
Pada tampilan home bagian tampilan awal aplikasi
SolidWorks maka tertera 3 Icon paling utama yang akan dibahas
secara singkat pada modul ini yaitu Part Assembly dan Drawing. Namun pada tabnya ada Recent, Learn dan
Alert, untuk Recent menampilkan dokumen
yang sebelumnya dilakukan atau dalam
kata lain misalnya sudah dilakukan pembuatan part atau assembly begitu juga
drawing Maka akan muncul history yang pernah dibuat pada solidwork. Learn
berfungsi pada Tampilan awal adalah Solidwork memberikan beberapa contoh part
atau assembly yang dapat dilihat dan digunakan dan sedangkan berfungsi untuk
melihat troubleshooting dan technical Alert.
Ketika pada saat pembukaan aplikasi tidak
memunculkan tampilan utama yang memiliki Tab seperti Home, Recent, Learn dan
Alert maka dapat diawali untuk pembuatan part assembly maupun drawing dengan
mengklik Icon pada bagian atas yaitu new atau dengan menggunakan shortcut
control + N Dan akan muncul seperti pada gambar 1.3
Gambar 1.3 Tampilan New Document
1.2.
Pengenalan Tools Sketch
Pembuatan Park diawali dengan pembuatan dokumen terlebih dahulu yaitu
sebagai langkah langkah pembuatan part adalah sebagai berikut:
- Klik part (pada icon berwarna abu-abu) lalu klik Ok
- Selanjutnya menentukan isometric sebagai dasar pembuatan desain pada solidwork
Gambar 1.4 Penentuan Geometry
Pada penentuan isometrik sebagai dasar pembuatan
desain, tentunya hal ini tergantung daripada
Project desain yang akan
dikerjakan hanya saja ini hanya
termasuk ke dalam teori proyeksi ortogonal. Bagian FeatureManager Design
Tree ada beberapa icon yang harus diperhatikan seperti Part yang sudah
diperintahkan, History, Sensor,
Annotations, material, proyeksi dan Origin.
pada modul ini yang dibahas beberapa tool adalah tool yang sering
digunakan pada penggunaan SolidWorks selanjutnya akan dibahas yaitu yang
berkaitan dengan Tab sketch dengan memiliki beberapa icon seperti Line, Circle,
Rectangle, 3 point Arc, Ellipse, Polygon, Straight Slot, Smart Dimension, dan lain sebagainya. Sketch yang dimaksud
pada solidwork Yaitu dapat dilihat seperti pada gambar 1.4 berikut.
Gambar
1.5 Tampilan Tab
Dalam icon Line terdapat tiga ikon yaitu Line,
Center Line dan Midpoint Line seperti
pada gambar di bawah ini
Gambar
1.6 Tampilan Icon
Line
Adapun
fungsi dari ketiga Line tersebut adalah sebagai berikut:
- Line
merupakan garis dengan fungsi
untuk membuat garis tidak putus-putus dari
awal ke akhir garis
- Center
Line berfungsi untuk
membuat garis putus-putus dari awal ke akhir garis. Center line sering
digunakan sebagai acuan untuk dibuat dasar pembuatan gari pada sketch.
- Midpoint
Line Berfungsi untuk
membuat garis dengan acuan Tengah namun garis tersebut akan menjadi atau
mengikuti sisi kanan dan Sisi kiri garis yang dibuat
Gambar
1.7 Tampilan Icon
Circle
Pada Circle terbagi 2 Icon yaitu Circle dan Perimeter Circle, fungsi daripada perimeter circle adalah ketika
ingin melakukan pembuatan circle namun circle tersebut tidak dilakukan dari
titik nol diameter akan tetapi dilakukan dari parameter awal dan akhir kemudian
ditentukan ukuran Perimeter Circle.
Gambar
1.8 Tampilan Spline
Spline terbagi
menjadi 3 bagian icon yaitu Spline, Style Spline dan Equation Driven Curve. Pada dasarnya fungsi daripada Spline yaitu untuk membuat suatu Line namun garis
tersebut tidak lurus akan tetapi memiliki varian sesuai dengan keinginan
pengguna sulit work maksud daripada garis yang tidak lurus dapat dilihat dari garis yang dilakukan pada gambar 1.8.
Namun secara fungsi selain digunakan membuat tanpa memiliki parameter garis
luruS, sedangkan style digunakan membuat garis dengan mengacu pada garis putus-putus
yang dijadikan sebagai parameter pada pembuatan garis tersebut. Equation driven curve memiliki kesamaan
dengan spline dan style Spline akan tetapi perbedaannya pada equation driven
corve memiliki equation type yaitu Eksplisit
dan Parametric dengan dapat
ditentukan parameternya menggunakan Equation dan Parametric. Penggunaan spline
yang dimaksud pada solidwork sering
digunakan untuk pembuatan desain aerodinamik pada sayap pesawat atau sering
juga digunakan untuk pembuatan body pada kendaraan dan alat lainnya.
Gambar
1.9 Tampilan Tools
Rectangle
Pada
tools rectangle memiliki 6 jenis tools dapat dilihat seperti pada gambar 1.9
yaitu dimana ada Corner Rectangle yang
berfungsi untuk membuat Sketch dalam tampilan segiempat dengan cara membuat
rectangle dari titik awal sudut ke titik akhir sudut. Center Rectangle berfungsi untuk membuat rectangle sebagai acuannya
adalah titik tengah ke sudut rectangle.
Sedangkan 3 Point Corner
Rectangle dan 3 Point Center
Rectangle merupakan dua hal yang berbeda, namun penerapannya sama dengan
corner rectangle dan center rectangle yang menjadi perbedaannya adalah 3 Point
dilakukan dengan mengacu tiga. pembuatan
rectangle dari tengah ke sudut dan ke lainnya.
Gambar
1.10 Tampilan Tools
Center Point Arc
Center Point Arc digunakan untuk membuat
bentuknya seperti Circle tidak utuh tetapi atau tidak sepenuh Cercle yang
dimaksud. Namun Center Point Arc
sering digunakan untuk membuat atau membantu ketika ingin membuat bentuk sketch
atau 2D seperti Straight Slot. Pada tools Center Point terbagi menjadi 3 bagian
tools yaitu Centerpoint Arc, Tangent
Arc, dan 3 Point Arc.
Perbedaan daripada ketiga center point arc yaitu
ketika digunakan Centerpoint Arc dapat secara langsung dalam bentuk circle,
namun bisa digunakan circle tersebut tidak secara utuh. Tetapi pada penggunaan
Tangent Arc dapat dilakukan dengan cara lebih dari pada 2 titik parameter dan
tidak mengacu pada bentuk circle. Sedangkan 3 Point Arc berfungsi sama halnya
dengan menggunakan Centerpoint Arc, akan tetapi perbedaannya yaitu pada
penggunaannya center point arc yaitu titik awalnya diawali dari titik nol diameter
circle dengan melanjutkan penentuan garis akhir dalam bentuk tidak penuh
circle, sedangkan 3 Point Arc dilakukan dengan dari titik garis lingkaran ke
titik tengah garis hingga ke titik akhir garis.
Gambar
1.11 Tampilan Tools
Ellipse
Penggunaan tools memiliki
beberapa tools yaitu Ellipse, Partial
Ellipse, Parabola dan Conic.
Biasanya digunakan untuk membuat dalam bentuk elips atau dalam arti tidak sama
seperti penggunaan Circle, namun dalam hal ini pada sebenarnya elips tersebut
bisa digunakan dalam bentuk circle akan tetapi akan terlebih dahulu menentukan
parameter titik pada penggunaan elips. Secara penggunaan tentunya ellipse
digunakan untuk membentuk elips dengan menentukan parameter tersendiri.
Sebenarnya penggunaan ellipse
sama dengan penggunaan parsial elips hanya saja perbedaannya dengan elips dan
parcel Elips yaitu langsung memberikan secara utuh garis berbentuk elips,
tetapi parsial elips dapat dilakukan pemodelan tidak secara utuh atau garis awal dan titik garis akhir bisa
ditentukan parameternya tersendiri atau dengan kata lain garis tersebut tidak
tersambung secara penerapannya.
Sebagai fungsi dari pada
Parabola yaitu membuat bentuk daripada parabola, namun pada tool SolidWorks
dilakukan dengan cara menentukan diameter tengah dan selanjutnya menentukan
besar diameter parabolanya dan melakukan penentuan parameter garis awal dan garis
akhirnya Sedangkan Conic dilakukan dengan cara penentuan titik awal parameter
di awal garis dan kemudian akhir garis, tetapi center linenya diterapkan
diakhir penggunaan tools Conic.
Gambar
1.12 Tampilan Tools
Straight Slot
Tools Straight Slot
dilakukan dengan membuat bentuk yang terbagi menjadi 4 bagian tools yaitu Straight Slot, Centerpoint Straight Slot, 3
Point Arc Slot, dan Centerpoint Arc
Slot. Sebagai fungsinya daripada
Straight Slot yaitu membentuk slot dengan mengawali penerapannya dari titik
putus-putus atau secara parameternya dilakukan dari tengah dan kemudian
dibentuk slot sesuai garis slotnya. Sedangkan Centerpoint Slot penggunaan
penerapannya dilakukan dengan cara mengawali dari garis slot sebagai
parameternya dan dilanjutkan dengan membentuk slotnya dengan memiliki 3 point.
Akan tetapi, perbedaan selain dari pada hal tersebut yaitu Straight Slot tidak
dilakukan dari center point slot, namun Centerpoint Straight Slot diawali
dengan menentukan awalnya dari Center Slot.
Penggunaan 3 Point Arc Slot secara penerapan
penggunaan tools yaitu diawali dengan menentukan garis slot terlebih dahulu dan
diikuti dengan parameter garis sedangkan pada Center Point Arc Slot dilakukan
secara penerapannya yaitu dengan menentukan parameternya dari center slot.
Perbedaan dari pada ke 4 tool pada Straight Slot yaitu Straight Slot dan
Centerpoint Slot hanya memberikan slot secara lurus jika berdasarkan gari
parameternya, sedangkan 3 Point Arc Slot dan Centerpoint Arc Slot dapat
dibentuk tidak hanya secara gari lurus parameter namun bisa diterapkan sesuai
dengan keinginan pengguna tools tersebut.
Gambar
1.13 Tampilan Tools
Polygon
Penerapan
tools Poligon sangat begitu mudah karena poligon tersebut bisa ditentukan
langsung berapa titik keinginan pengguna tool tersebut. Pada penggunaan tools
Polygon yang dimaksud yaitu dapat dilakukan dengan membuat poligon baik itu
secara segitiga, segiempat dan atau lebih. Tersebut dapat ditentukan dengan
merubah parameter yang ada pada tools Polygon. Cara settingannya bahwa ada
Inscribed circle dan Circumscribed circle. Settingan kedua tersebut yaitu jika
menggunakan inscribed circle maka ditampilkan tersebut penerapan parameter,
sedangkan penerapan Circumscribed circle adalah kebalikan dari pada penggunaan
settingan tersebut.
Gambar
1.14 Tampilan Sketch
Fillet dan Chamber
Penggunaan
daripada Sketch Fillet Chamber hanya memiliki perbedaan di bagian sudut, jika
penerapan sudut Sketch Fillet maka sudutnya dapat ditentukan R sesuai keinginan
pengguna. Sedangkan Chamber memiliki sudut dengan tampilan yang memiliki sudut
siku-siku yang dapat ditentukan besaran sudutnya.
1.3.
Pengenalan Tools pada tab Features
Ada 2 tool yang sering digunakan pada tab
Features yaitu Extruded Boss/Base
atau dan Extruded Cut. Dari kedua
tersebut sangat sering digunakan karena Extruded Boss/Base berfungsi untuk
menambahkan atau membuat suatu objek
menjadi solid setelah dilakukan penggunaan-penggunaan tool pada sketch.
Tool tools yang ada pada features yaitu dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar
1.15 Tampilan Tools
Features
Selain daripada extruded boss/base dan extruded
cut yaitu Revolved Boss/Base, Swept
Boss/Base, Lofted Boss/Base, Boundary Boss/Base dan lain sebagainya. Dari
beberapa tools dan fungsi yang ada di futures dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Revolved
Boss/Base berfungsi untuk
membuat suatu objek yang langsung dengan pembuatannya menurut radians atau
pembentukannya dalam bentuk diameter namun dapat ditentukan berapa derajat pada
pembuatan suatu objek yang diinginkan. hal ini sangat sering digunakan untuk
membuat poros dan part - part yang berkaitan
dengan bentuk bulat.
- Swept
Boss/Base berfungsi untuk
membuat design dengan maksud mengikuti alur yang digunakan. Misalnya Pembuatan
alur pipa, maka terlebih dahulu alur pipa tersebut digambarkan dan kemudian
dibuat ukuran diameter pipa yang diinginkan
- Boundary
Boss/Base adalah tool yang
digunakan untuk membuat fitur dengan menambahkan material secara dua arah.
Maksud daripada dua arah pada pembuatan boundary boss/base yaitu ketika membuat suatu desain dengan diameter yang
berbeda dan bentuk yang berbeda maka hal ini dapat digunakan misalnya pembuatan
kaca spion pada mobil dan atau pembuatan sambungan knalpot pada mesin kendaraan.
- Lofted
Boss/Base Berfungsi untuk
membuat objek yang memiliki diameter dan bentuk yang berbeda, namun
penggunaannya mengacu pada parameter garis yang telah dibuat terlebih dahulu,
hal ini sama penggunaannya dengan tools Boundary Boss/Base.
- Hole
Wizard digunakan untuk
membuat bentuk Hole dalam hal ini hole wizard pada SolidWorks memiliki beberapa
tipe yang dapat disesuaikan ukuran dimensinya.
hold Wizard terbagi menjadi Hold
Wizard, Advance Hold dan Thread.
Penggunaan dari 3 tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda tetapi yang paling
sering digunakan yaitu Thread sebagai tool pembuat ulir dalam maupun ulir luar.
- Revolved
Cut yang dimaksud
dalam hal ini adalah kebalikan pembuatan daripada revolved boss/base. revolved
boss/base yaitu membuat objek dengan cara langsung secara pembuatannya dengan
mengacu pada parlementer circle dalam bentuk solid. Namun pada Revolved cut
yaitu mengambil bagian daripada objek dengan cara mengacu pada bentuk circle
solid.
Selain
dari pada beberapa tools di atas bahwa masih ada beberapa tools lainnya seperti
Fillet, Chamber, linear Pattern,
circular pattern dan lain sebagainya. Namun, tentunya akan dibahas pada
contoh - contoh pembuatan 3D yang akan datang.
1.4.
Membuat Shortcut
Penggunaan shortcut berfungsi untuk mempermudah
dan mempercepat penggunaan tools yang ada pada SolidWorks, Sebagai contoh
ketika ingin menampilkan isometri, maka tidak perlu mengklik bagian icon pada
SolidWorks Hanya cukup untuk mengklik huruf I pada keyboard. Adapun cara
pembuatan atau penentuan SolidWorks dapat mengklik pada bagian panah icon setting > Customize sebagai gambar berikut ini.
Gambar
1.16 Perintah
penentuan Shortcut
Maka kemudian ketika
mengklik customize akan muncul seperti pada gambar berikut ini dengan
menampilkan tools yang ada.
Gambar
1.16 Costomize
Bagian
customize atau jendela customize dapat dilihat yaitu dengan memiliki beberapa
toolbar seperti toolbars, shortcut bars,
commands, menus, keyboard, mouse gestures, dan customization. Tapi penggunaan-penggunaan daripada toolbar di
customize tentunya hal ini dapat di sesuai dengan kebutuhan pengguna. Namun
yang paling sering digunakan yaitu penggunaan shortcut keyboard, dimana
pengguna dapat mengklik bagian-bagian yang ada di keyboard dan kemudian
perintah secara akan terlaksana. Sebagai contoh penggunaan shortcut misalnya
ketika kita ingin melakukan penyimpanan (save) maka yang akan dapat kita
lakukan yaitu hanya mengklik ctrl + s atau misalnya pengguna ingin membuat
objek mengarah tampilan kepada pengguna dengan menggunakan tool Normal To, maka
pengguna bisa hanya mengklik huruf N pada
keyboard.
1.5.
Pembuatan Part
.....
1.6.
Penyimpanan dokumen
Pada pembuatan part yang
dimaksud dalam hal ini yaitu pembuatan desain 3 dimensi. Pembuatan desain 3
dimensi yang akan dibuat dengan menerapkan tool dasar pada pembuatan 3 dimensi
berikut. Adapun gambar sebagai yang akan dibuat yaitu dapat dilihat pada gambar
berikut ini:
Gambar
1.16 Design Part
Pada gambar di atas yaitu tentunya akan menggunakan beberapa tool
seperti extruded boss/base dan extrude cut sebagai berikut:
- Klik pada bagian New Document > Part
> Ok
- Tentukan proyeksi yang akan menjadi dasar untuk
mengawali gambar, dalam hal ini ditentukan dengan mengklik kanan pada Top Plane > Sketch seperti pada gambar berikut ini.
Gambar
1.17 Penentuan
proyeksi
- Klik pada bagian tab Sketch dengan menggunakan
tool Line dan Smart Dimension hingga membuat sketch sesuai dengan ukuran yang
sudah ditentukan seperti pada gambar 1.16 di atas. Setelah menentukan dimensi
pada sketch seperti pada gambar berikut ini, maka melanjutkan menggunakan tools
untuk menyelesaikan part yang direncanakan.
Gambar
1.18 Sketch
- Klik Mirror
Entities > tentukan Options
yaitu pada Entities to mirror dengan
mengambil semua line yang sudah sketch > lalu centang Copy
- Klik Mirror
about untuk menentukan parameter sebagai mirror sebagaimana dimaksud adalah
berikut ini.
- Klik centang atau double enter
Gambar
1.19 Penggunaan
Mirror
Selanjutnya klik tab Features > Extruded
Boss/Base, maka akan muncul
tampilan seperti pada gambar di bawah ini. Pada jendela Property Manager yaitu menentukan Direction dan ukuran dimensi pada
gambar 1.16 terlihat bahwa pada gambar tersebut memiliki ketebalan yaitu 10 mm
sehingga ditentukan sesuai perintah pada ukuran dimensi yang dimaksud, maka
selanjutnya yaitu centang atau double enter untuk menyelesaikan extruded
boss/base.
Gambar
1.17 Penggunaan
Boss-Extrude
Selanjutnya
setelah peng extruded selesai, maka dilanjutkan dengan menambahkan objek bulat
pada bagian tengah diproyeksi bawah part seperti pada gambar yang ingin di
desain. Akan tetapi, jika ingin menambahkan circle bagian pandangan bawah maka akan terlebih
dahulu di sket dan sebelumnya harus di normal to sehingga kemudian dibuat
ukuran circle untuk bisa di extruded boss/base. Adapun cara untuk me-Normal To
dapat di Rotate View terlebih dahulu yang mengarah pada bagian bawah Part, maka
kemudian di Normal To dan selanjutnya membuat sketch pada bagian bawah.
Gambar
1.18 Penentuan Circle
pada proyeksi bawah Part
- kemudian tentukan ukuran diameter lingkaran
dengan menggunakan tool Smart Dimension >
Extruded Boss/Base
- Jika bagian extruded boss/base ke arah bagian
bawah maka untuk merubahnya menjadi ke arah atas maka Klik Reserve Direction dan selanjutnya tentukan ukuran tingginya yaitu
50 mm sesuai dengan gambar pada 1.16
- Normal
To kembali dengan
mengklik kanan bagian atas lingkaran yang sudah di extruded boss/base dan
dilanjutkan dengan mengklik Sketch
- lanjutkan dengan membuat lingkaran menggunakan
tool circle dan menentukan ukuran
dimensi pada circle tersebut
- lalu kemudian extruded cut kebagian dalam dan tentukan kedalamannya, pada gambar
1.16 terlihat bahwa kedalam diameter bagian tengah yaitu 24 mm.
- lalu centang bagian extruded cut jika sudah
menentukan kedalaman lingkaran dan bagian Part yang sudah digambar sudah
selesai
Gambar
1.19 Hasil design
Part
Selanjutnya ketika gambar sudah selesai maka
diharuskan untuk melakukan penyimpanan dokumen atau dengan cara klik file lalu
klik save atau dengan cara lain ialah Ctrl + S, maka desain yang sudah dibuat
sudah dapat disimpan sesuai tempat folder yang diinginkan.
Gambar
1.20 Penyimpanan File
Dokumen
Pada
penyimpanan file dokumen banyak sekali jenis - jenis file yang dimiliki oleh
SolidWorks, sehingga penyimpanan file dan pemilihan format sesuai dengan
kebutuhan pengguna. Dalam hal ini ketika kita ingin menyimpan part dalam bentuk
format SolidWorks maka yang dipilih adalah SOLIDWORKS
Part (*.prt,*.sldprt)