Sistem Aktuasi Pada Mekatronika
Aktuasi merupakan suatu sistem mekanis yang berfunsi sebagai penggerak dan mengarahkan pelaksanaan program. Aktuasi dioperasikan dengan menggunakan penerus seperti lengan mekanis yang digerakan oleh motor listrik, yang diatur oleh media pengontrol automatis terprogram dalam sebuah mikrokontroler. Sistem ini merupakan elemen yang merubah besaran listrik menjadi besaran lain, seperti yang telah diterapkan di dunia industri, sifatnya yang fleksibel memudahkan pengoperasian dari manusia ke bahasa mesin. Bentuk-bentuk aktuasi antara lain tombol tekan, Saklar pemilih, lampu.
Gambar 1. Bentuk-bentuk fisik aktuasi
Sumber : https://www.edukasikini.com/2020/08/perangkat-kontrol-untuk-indikasi-dan.html
Saat tombol atau saklar ditekan, aktuasi mengirimkan perintah atau sinyal ke aktuator untuk di teruskan menuju onjek yang akan di gerakan. Berikut ini skema dari sinyal input hingga sinyal output.
Gambar 2. Skema syinyal
- Jenis-Jenis Aktuator
Aktuator merupakan sebuah perangkat mekanis yang berfungsi sebagai penggerak atau pengontrol sebuah perangkat atau mekanisme. Alat ini digerakan oleh sebuah perangkat seperti lengan mekanik yang umumnya digerakan oleh motor listrik yang sudah terkontrol otomatis oleh sebuah program dalam mikrokontroler, dengan mengubah besaran listrik analog menjadi besaran lain misalnya kecepatan, dan energi mekanik yang didapat untuk menggerakan robot dihasilkan dari pemanfaatan elemen elektromagnetik, aktuator dioperasikan setelah mendapatkan perintah berupa sinyal dari kontroler. Berikut ini beberapa jenis aktuator, antara lain :
- Aktuator Mekanik. Pada jenis perangkat ini umumnya digerakkan oleh motor listrik yang telah diprogram. Misalnya perangkat robot pemadam kebakaran, Sensor akan memberikan sinyal informasi ke kontroller untuk mengerakkan aktuator mekanik menuju sumber api untuk memadamkan api.
Gambar 1. Penggunaan Aktuator Mekanik padaRobot
Sumber : https://sains.sindonews.com/
- Aktuator Pneumatik, pada aktuator ini beroprasi memanfaatkan udara yang memiliki daya dorong untuk dirubah menjadi gerakan mekanik, misalnya pada Slinder (piston) dengan memberikan udara bertekanan pada salah satu ruang, maka posis piston akan maju dan begitu pula sebaliknya posisi piston akan mundur saat ruang yang lain diberi udara bertekanan.
Gambar 2. Aktuator Pneumatik
Sumber : https://www.firgelliauto.com/id/pages/actuators
- Aktuator Hidrolik, pada jenis aktuator ini berkerja mirip dengan aktuator Pneumatik, namun pada jenis ini media penggerak memaksimalkan kinerja aliran oli atau fluida bertekanan menjadi gerak mekanik. Misalnya penggunaan Hidrolik pada Ekskavator, dimana hidrolik di gerkan oleh oli.
Gambar 3. Hidrolik pada Ekskavator
Sumber : https://www.suara.com/tekno/2020/10/06/104500/
Gambar 4. Skema kerja hidrolik
Sumber : https://arparts.id/cara-kerja-system-hydraulic-pada-alat-berat/
Aktuator Listrik, perangkat aktuator elektrik merupakan alat yang merubah sinyal elektrik menjadi gerak mekanik. Misalnya motor stepper yang mengkonversi pulsa elektronis menjadi gerak mekanis diskrit, yang bergerak sesuai deretan pulsa yang diberikan kepada motor stepper, Pada gambar 6, diperlihatkan proses kerja Aktuator elektrik
Gambar 5. Motor Servo
Sumber : https://www.dickybmz.com/2017/04/arm-robot-arduino-6-servo-lengan-robot.html
Gambar 6. Skema kerja Aktuator Listrik
https://www.edukasikini.com/2018/10/aktuator-listrik-jenis-dan-aplikasinya.html

